BREAKING NEWS

Jumat, 23 April 2021

Monumen Susu Tumpah


Pengging.com. Banyak pihak yang menyayangkan ketika tugu jam di persimpangan pasar Boyolali dirubuhkan. Bagaimanapun tugu jam sudah dianggap penanda populer dan banyak dilihat oleh pengunjung pasar Boyolali maupun pengguna jalan pada umumnya. "Pasar yang dekat tugu jam" adalah ungkapan jika orang ingin memastikan pasar Boyolali. 

Saat ini tugu jam sudah digantikan oleh monumen susu tumpah. Ya, monumen ini memang dibangun di lokasi yang sama dimana tugu jam dulu berdiri. 

Monumen Susu tumpah bisa jadi dimaksudkan untuk menekankan kembali gelar kota susu bagi Boyolali yang selama ini masyhur. 

Kemasyhuran sebagai kota susu memang agak meredup beberapa tahun belakangan. Kehadiran monumen susu tumpah setidaknya mengingatkan kembali kejayaan komunitas utama Boyolali di masa lalu sekaligus upaya untuk membangkitkan dan menggalakkan lagi peternakan dan produksi susu murni Boyolali.

Monumen ini dihiasi dengan hiasan lampu warna warni yang akan menyala saat sore dan malam. Nyala lampu kelap kelipnya akan mengesankan susu yang sedang mengalir dari botol dan meluap di gelas.

Karena berada di jalur ramai, tidak banyak masyarakat yang berfoto selfie di monumen ini. Kalaupun ada mereka akan memilih waktu saat lalu lintas sepi, dan atau saat moment jalan ditutup seperti saat Car Free Day. 

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Pengging Handayaningrat. Template Designed by OddThemes - Videopiar